Inti terpopuler-bolaang MoNgondow

Antara pilkada, piala dunia, di bulan ramadhan

   
Hanya dalam hitungan hari, masyarakat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan 1435 Hijriah. Uniknya, bulan Suci kali ini berbarengan dengan momen Pemilihan  pilkada pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden serta Piala Dunia. Meski pada dasarnya berbeda, ketiganya memiliki satu kesamaan, yakni mengharap kemenangan.
Kemenangan politik dan kemenangan kompotisi piala dunia.
Piala dunia merupukan pertarungan sepak bola antar negara walaupun indonesia blm sama sama bertarung di ring dunia itu,
Warga indonesia tetap punya pilihan.
 walaupun indonesia masuk dalam piala dunia juga  belum tentu semua rakyat milih indonesia pasti ada negara jagoannya
Untuk capaiannya adalah kemenangan.
Tak berbeda sperti pemilihan daerah.
Dalam moment yang suci ini apakah para calon akan tetap mengsucikan bulan ini?
Bulan ramadhan tahun ini adalah bulan penuh cobaan antara pilkada Money politik dan piala dunia taruhan.
Di mana para politisi mencobah mencari menang di pilkada ini dalam model apapun Itu.
Yang patut kita antisipasi adalah terjebaknya kita akhirnya dapat dosa
Misalnya memberi uang sedekah yang memberi adalah calonya ketika di terimah
Terdengar bisikan kode: pak jangan lupa
Ada juga : pak hari H
Ada yang tidak mengungkap kata sekalipun.
Yang sangat di herankan biasanya calon ini di bulan ramadhan sebelumnya tdak sama sekali berzakat atau sedekah tpi ketika dia jadi calon berubah seratus derajat sikap memberi bersedekah dan lain lain mlai mncul.


Sangat lucu kalau emang piala dunia juga bisa menjerumuskan dosa kalau ketika adanya taruhan,  maka pilkada juga sama karena mencari kemenangan tidak dalam cara halal.
Intinya mencari menang.

Bulan ramadan yang sangat di sucikan ini dikotori hal hal demikian sangat menyedihkan.
Kadang kemenangan hasil tidak halal dari money politik,  dalam priode pemimpinya, pasti ada korupsi
Ini hukum alam.
Apalagi bulan puasa di abaikan
Yang kita ketahui hal hal yang mencoba di sucikan, beruba menjadi bulan penuh dosa
Bulan penuh dengan godaan.
Kelompok-kelompok manusia, baik yang berkumpul berdasarkan komitmen jamaah keislaman, maupun yang berkumpul berdasarkan deal bisnis, perkumpulan olah raga, jaringan politik, dan lain sebagainya, memanfaatkan puasa untuk maksud-maksud budaya, misalnya lobi, diplomasi, dan seterusnya. Buka puasa bersama diadakan di kantor-kantor, di hotel, rumah gubernur, dan lain-lain.

Banyak sebagian diundang buka puasa bersama yang 90 % hadirinnya tidak berpuasa, atau bahkan mayoritas mereka tidak beragama Islam. ya itu tadi, puasa tidak berposisi primer, melainkan sekunder. Puasa hanya alat kepentingan dagang, lobi politik, atau untuk media tender.
Bukan hanya itu saja isu isu lawan politik yang mulai beraksi menyebarkan hoax untuk kepentingan kemenangan
Di bulan puasa sangat mungkin, hujat menghujat fitna dan lain lain.

Untuk itu
Mari sama sama kita lawan aksi sedemikian...
Mari berpolitik santun di bulan ramadhan ini.
Mari cegah money politik
Mari cegah taruhan
Mari cegah hujat menghujat.

#pemudasunulog

Pasar rakyat tuntung ramai pengunjung

Indonesiaberita2-bolmut- pasar yang terletak di desa tuntung,  kec pinogaluman kabupaten bolaang mongondow utara ramai pengunjung...